[Jakarta, 17 April 2015]
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Jakarta
mengadakan agenda pengkaderan tingkat universitas, yaitu Pelatihan Kepemimpin
Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (PKMUNJ) 2015 yang bertema “Leading The Change”. Agenda PKMU 1 kali
ini diadakan di kampus D, Universitas Negeri Jakarta, acara dimulai pukul 13.00
s.d 17.00. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai Fakultas yang ada di
UNJ. Tidak semua mahasiswa bisa mengikuti agenda ini, hanya mahasiswa yang
telah lulus PKM tingkat Fakultas.
*Materi pertama tentang Manajemen Isu oleh bang Defrial
Siregar(Ka. BEM UNJ 2003) dan dimoderatori oleh kak Randi Ramdhani.
Manajemen isu merupakan pengelolaan suatu opini publik yang
belum pasti kebenaran maupun kepalsuannya. Manajemen isu merupakan suatu cara
untuk membuat masyarakat menjadi tidak fokus dengan permasalahan yang
sebelumnya sedang dikajikan. Juga adalah bagaimana cara mengolah suatu data
yang nantinya akan booming di
masyarakat dan di dalamnya terdapat maksud tertentu
Yang pertama harus dilakukan dalam memanajemen sebuah isu
adalah dengan mengidentifikasi dahulu semua data, setelah sudah diidentifikasi,
buatlah action plan dari data
tersebut yang kemudian akan dibuat potensi ataupun peluang. Namun, tidak semua
isu harus kita tanggapi, pilihlah isu yang memang pantas untuk diidentifikasi.
Peran mahasiswa disini sangatlah penting, sebagai penyambung
lidah rakyat kita haruslah terbuka dengan isu isu yang sedang beredar. Dalam menanggapi sebuah isu, diperlukan
sumber sumber yang terpercaya atau orang yang ahli dalam bidangnya agar isu
tersebut dapat kita diterima dengan baik dan tidak menyesatkan masyarakat.
*Materi kedua tentang Rekayasa Sosial oleh bang Adam
Irham(Mantan Presiden Mahasiswa IISIP) dan dimoderatori oleh kak Khariz Arighi.
Rekayasa artinya tidak asli atau menipu secara halus. Dan sosial
adalah segala yang ada di muka bumi. Dalam melakukan rekayasa, pasti ada yang
menjadi korban, pelaku, bahkan menjadi keduanya.
Contoh rekayasa:
-
Perang AS dengan Vietnam
-
Konflik NAZI dengan Yahudi
-
Sukarno di zaman orde baru
-
Rekayasa Lalu lintas
-
Rekayasa Cuaca
-
Rekayasa Pola( eh, ini mah mata kuliah saya
hehe)
Dari beberapa contoh rekayasa tersebut, kita sebagai
mahasiswa haruslah cermat serta tidak mudah mengambil suatu keputusan dari
suatu permasalahan yang ada. Sarana dan fasilitas rekayasa antara lain,
perorangan tokoh atau figur, kelompok atau komunitas, dan media.
Dampak dari rekayasa sosial adalah tertutupnya mana yang
asli da mana yang tidak, krisis kepercayaan, saling curiga, dan lain lain. Sebagai
mahasiswa kita juga harus jeli dalam menyikapi sebuah permasalahan, agar dapat
langsung mengambil sikap bila terjadi rekayasa sosial yang bersifat negatif.
Setelah dua materi tersebut, sampailah para peserta
dipenghujung acara. Sebelum acara ditutup, ada pemaparan terkait kelompok dan
penugasan yang disampaikan oleh kak Rizky Fajrianto selaku koordinator sie. Acara
PKMUNJ 2015. Setelah itu acara PKMUNJ 1 pun ditutup dengan hamdalah dan do’a.
[Annisa Hidayati, IKK/FT/2013, Kelompok 9]
......................
Artikel ini dibuat sebagai penugasan PKMUNJ 2015.
......................
Sedikit cerita, ketika sampai di kampus D, saya dan teman
saya (saat itu kami mengenakan almamater kebanggaan kami) disambut dengan
lantunan lagu Totalistas Perjuangan yang dinyanyikan oleh beberapa teman teman
yang ada di depan kampus D saat itu. :D
#PKMUNJ2015
#LeadingTheChange
#KontribusiMenginspirasiUntukNegeri
#HidupMahasiswa